Ujian Nasional

Untuk menyelesaikan studi dari jenjang pendidikan dasar sampai jenjang pendidikan menengah, kita haruslah terlebih dahulu menyelesaikan Ujian Nasional. Ujian Nasional biasa dilaksanakan selama beberapa hari saja, tergantung dari mata pelajaran yang akan diujikan. Untuk SD mata pelajaran yang akan diujikan adalah Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia. Sementara untuk SMP mata pelajaran yang akan diujikan adalah Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris. Untuk SMA sendiri mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris serta 3 mata pelajaran sesuai dengan jurusan yang diambil.
Ujian Nasional dianggap sebagai penentu kelulusan seseorang, bila nilai ujian nasional tidak mencapai ketentuan nilai minimal maka orang tersebut tidak dapat lulus. Bagaimana bisa kelulusan seseorang yang telah belajar 6 tahun di sekolah dasar dan 3 tahun belajar di sekolah menengah pertama dan menengah atas dapat ditentukan dalam dari tiga sampai empat hari saja? Mengapa seperti itu?

Di negara-negara maju seperti Finlandia, Amerika, Jerman dan Kanada, negara-negara tersebut sudah tidak lagi memberlakukan ujian nasional sebagai standar kelulusan. Tapi mengapa Indonesia masih menggunakan Ujian Nasional sebagai standar kelulusan seseorang? Ada orang yang beranggapan bahwa Ujian Nasional sengaja tidak dihilangkan karena ini merupakan projek besar yang mana setiap tahunnya diadakan. Hal ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum jahat yang menyalahgunakan Ujian Nasional sebagai ajang mencari keuntungan. Bila melihat kembali, tidak adil kelulusan seseorang belajar selama bertahun-tahun hanya ditentukan dalam tiga hari saja. Selain itu juga, bila memang faktayang terjadi di lapangan banyak oknum yang menyalahgunakan dana Ujian Nasional tentu hal ini sangat amat disayangkan. Bila kita sungguh-sungguh dalam belajar tentulah pasti dapat melewati ujian nasional, lulus, mendapat nilai yang diinginkan dan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belum Cukup Umur

Anak Jalanan

Ilmu Bahasa dan Budaya