Meniru Sinetron
Beberapa waktu yang lalu
pertelevisian Indonesia sempat ramai dengan sinteron ‘Anak Jalanan’ yang mana
sinteron itu bercerita beberapa geng motor dan kisah cinta dua pemeran utamanya
yaitu Reva dan Boy. Di dalam sinetron ini, terdapat adegan perkelahian
antargeng motor yang satu dengan yang lain, balapan motor, dan adengan mesra
Reva dan Boy. Meskipun sinteron ini masuk kategori Remaja, namun tidak hanya
remaja yang menonton sinetron ini, tetapi banyak juga anak-anak kecil usia
sekolah dasar yang menonton sinetron ini. Ya, anak-anak itu pastinya melihat
bagaimana geng motor tersebut berkelahi, kemesraan Reva dan Boy dan masih
banyak lagi.
Bukan hanya ‘Anak
Jalanan’ saja, tetapi hampir disetiap televisi Indonesia banyak sekali yang
menanyangkan sinetron yang memiliki jalan cerita yang tidak mendidik. Contohnya
adegan kebut-kebutan di jalan, cinta-cintaan, pembullyan, menjelek-jelekkan
guru, dan masih banyak lagi. Hal ini tentu membawa dampak buruk bagi anak yang
menontonnya. Sedikitnya kartun atau tontonan yang mendidik yang ditayangkan di
televisi sebagai hiburan tentu sangat memprihatinkan. Hal ini berarti masih
miskinnya perhatian pihak pertelevisian mengenai tontonan bagi anak dan perkembangan
anak yang menonton.
Jika
melihat adegan yang terdapat dalam sinetron-sinetron tersebut juga pasti kurang
cocok ditonton oleh anak usia sekolah dasar yang mana anak usia sekolah dasar
masih suka meniru apapun yang dilihatnya. Hal ini berdampak buruk bagi anak
tersebut, bagaimana jika anak tersebut menirukan adegan berkelahi atau tawuran?
Bagaimana jika anak tersebut bermesraan dengan lawan jenisnya seperti di
sinetron itu? Disinilah peran orang tua, untuk membimbing dan mengawasi serta
memilih tontonan atau hiburan yang cocok bagi anaknya. Agar tidak ingin terjadi
hal yang tidak diinginkan sebaiknya orang tua ikut bersama akan menonton
televisi atau mengalihkannya dengan kegiatan lebih positif ketimbang nonton
sinetron atau acara yang tidak ada unsur pendidikannya. Hal ini harus dihindari
agar anak tidak meniru apa yang ia tonton di televisi.
Komentar
Posting Komentar