Ilmu Bahasa dan Budaya
Sekolah Menengah Atas
adalah jenjang pendidikan terakhir yang harus ditempuh seseorang sebelum
melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Di SMA ini, siswa sudah bisa
memilih apa yang diminatinya. Jurusan yang paling populer dan terdengar sangat
familiar adalah jurusan IPA dan IPS. Bagi siswa yang memiliki minat yang besar
dan ingin melanjutkan pendidikannya yang masih satu jalur dengan IPA maka
disarankan untuk memilih jurusan IPA ini, begitu pula dengan siswa yang
memiliki minat besar dengan IPS maka disarankan untuk mengambil jurusan IPS.
Namun, banyak orang yang
lupa bahwa selain IPA dan IPS masih ada jurusan satu lagi, yaitu jurusan IBB
yang memiliki kepanjangan Ilmu Bahasa dan Budaya. Jurusan ini memang terdengar
asing bagi sebagian orang karena tidak disemua sekolah terdapat jurusan ini. Di
Jakarta Utara sendiri, hanya ada beberapa sekolah yang ada jurusan IBB ini,
salah satunya adalah SMA Negeri 18 Jakarta. Di jurusan IBB, khususnya di SMAN
18 Jakarta ini siswa akan mendapatkan mata pelajaran jurusan yaitu Bahasa
Jerman, Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Antropologi. Di sekolah ini hanya
ada 1 kelas Bahasa.
Jurusan Bahasa ini sangat
cocok bagi siswa yang memiliki minat di bidang kebahasaan dan ingin melanjutkan
pendidikannya ke bidang yang masih ada hubungannya dengan bahasa dan sastra.
Selama saya berstatus sebagai siswi jurusan Bahasa, saya merasa senang karena
disitulah bakat saya. Namun, ada yang beranggapan bahwa anak-anak dari kelas
Bahasa ini adalah siswa buangan yang tidak diterima di jurusan IPA dan IPS.
Ternyata hal itu tidak dibenarkan karena banyak siswa yang memang mengambil
jurusan ini dari awal penentuan jurusan.
Dengan adanya anggapan
seperti itu, maka hal ini yang menjadi pemacu semangat para murid Bahasa untuk
menunjukkan eksistensinya di sekolah. Siswa-siswa Bahasa di sekolah saya dahulu
adalah anggota dari Deutsche Club (Jerman
Klub). Jerman Klub di sekolah saya dahulu mendapatkan banyak prestasi. Selain
itu dalam bulan bahasa siswa-siswi Bahasa menunjukkan penampilannya dengan
menampilkan tarian dari Jerman. Tak jarang siswa-siswa Bahasa ditunjuk untuk
melakukan pidato menggunakan Bahasa Jerman pada saat upcara berlangsung.
Meskipun jurusan Bahasa
hanya terdiri dari satu kelas dan dengan sedikit peminat. Tetapi, hal-hal yang
sudah disebutkan di atas menunjukkan bahwa jurusan Bahasa juga tidak kalah
keren dari jurusan IPA dan IPS. Bahkan, tidak sedikit siswa dari jurusan lain
merasa iri dan minta ajari berbahasa asing. Hal ini merupakan suatu kebanggaan
bagi siswa-siswi jurusan Bahasa.
Komentar
Posting Komentar