Masih Zaman?

          Caper adalah singkatan dari cari pehatian yang biasanya digunakan oleh anak remaja untuk menggambarkan seseorang yang dengan sengaja mencari perhatian orang lain. Di zaman sekarang ini, caper bukan hanya dilakukan kepada gebetan saja, namun juga caper kepada guru atau dosen. Tidak sedikit siswa atau mahasiswa yang melakukan aksi ini demi mendapatkan nilai yang bagus dan tidak sedikit pula guru atau dosen yang memberikan nilai bagus hanya kepada siswa atau mahasiswa yang dekat dengannya. Padahal siswa atau mahasiswa tersebut juga tidak pintar-pintar amat saat di kelas dan juga jarang masuk ke kelas, tetapi karena dekat dengan guru atau dosen meskipun begitu siswa atau mahasiswa tersebut tetap mendapatkan nilai yang bagus. Rasanya tidak adil bukan jika melihat guru atau dosen yang menilai siswa hanya berdasarkan kedekatan saja?

            Ada guru atau dosen yang melakukan treat atau perlakuan yang berbeda kepada siswa atau mahasiswanya. Jika siswa atau mahasiswa tersebut dekat dengannya maka akan diperlakukan dengan baik, namun hal itu ternyata tidak dirasakan oleh siswa atau mahasiswa yang tidak terlalu dengan guru atau dosennya. Dari perlakuan ini, terlihat sekali bahwa ada perbedaan antara siswa yang caper dengan siswa yang tidak sangatlah mencolok. Semua siswa berhak mendapatkan perlakuan yang sama dari guru atau dosennya. Meskipun tidak dekat dengan guru atau dosen namun siswa atau mahasiswa haruslah mampu mengambil hati guru atau dosen tersebut dengan prestasi atau kemampuan yang dimilikinya. Di zaman sekarang ini, kecantikan atau penampilan sudah bukanlah menjadi satu-satunya faktor untuk menarik perhatian seseorang, tetapi kemampuan dan keterampilan juga dapat mencuri perhatian seseorang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belum Cukup Umur

Anak Jalanan

Ilmu Bahasa dan Budaya